Shierra Thalienne pandai menulis, tapi tak pernah berani bicara. Ia memilih bersembunyi di balik puisinya menghindari ayahnya yang keras, masa lalu yang pahit, dan luka yang tak pernah ia selesaikan.
"Hari itu,Latif bukan hanya menjadi relawan ambulans untuk mereka yang terluka atau sakit,tetapi juga menjadi relawan hati bagi sahabatnya yang sedang berduka.Ia tahu,tidak ada yang lebih penting d…